Analisis peranan sektor pertanian sebagai basis pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Indonesia
收藏NIAID Data Ecosystem2026-03-10 收录
下载链接:
https://figshare.com/articles/dataset/Analisis_peranan_sektor_pertanian_sebagai_basis_pertumbuhan_ekonomi_wilayah_di_Kabupaten_Konawe_Selatan_Sulawesi_Tenggara_Indonesia/6394235
下载链接
链接失效反馈官方服务:
资源简介:
Penelitian bertujuan untuk menganalisis sektor
pertanian yang menjadi basis pertumbuhan ekonomi wilayah di Kabupaten Konawe
Selatan, sejauh mana peranan sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten Konawe
Selatan dan wilayah Kecamatan yang menjadi basis sektor pertanian Kabupaten
Konawe Selatan. Penelitian menggunakan
data sekunder berupa data time series
PDRB Kabupaten Konawe Selatan dan PDRB Propinsi Sulawesi Tenggara, serta nilai
produksi komoditas menurut subsektor periode tahun 2008-2012. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan
analisis Locationt Qoutient (LQ)
untuk menentukan basis subsektor, analisis shift
share (SS) untuk menentukan peranan subsektor dan analisis gabungan untuk
menentukan prioritas subsektor. Pemetaan
wilayah basis dilakukan untuk menentukan wilayah basis pengembangan subsektor dengan
menggunakan SIG, software ARcVIEW ver
3.1. Hasil analisis
LQ menunjukkan, sektor pertanian termasuk sektor basis dengan nilai
LQ>1. Nilai LQ masing-masing
subsektor menunjukkan nilai LQ>1 yakni subsektor tanaman bahan makanan,
subsektor peternakan dan hasilnya, subsektor kehutanan dan subsektor perikanan. Sementara subsektor perkebunan tergolong
sektor nonbasis dengan nilai LQ<1. Hasil analisis shift share komponen pertumbuhan
regional (PR) bernilai positif sebesar 26,85%.
Pertumbuhan proporsional (PP) bernilai positif, dengan nilai tertinggi
subsektor perkebunan dan terendah subsektor kehutanan. Sementara komponen pertumbuhan pangsa wilayah
(PPW) subsektor perkebunan bernilai positif, subsektor lainnya bernilai
negatif.
Hasil analisis gabungan LQ dan shift
share (SS) subsektor perkebunan tergolong sebagai subsektor dengan
perkembangan progresif (maju) berdaya saing wilayah berada pada kuadran I, pertumbuhan
proporsional (PP) dan pertumbuhan pangsa wilayah (PPW) bernilai positif, namun
bukan merupakan sektor basis (nilai LQ<1).
Subsektor tanaman bahan makanan dan subsektor perikanan tergolong
subsektor progresif namun belum memiliki daya saing wilayah berada di kuadran
IV di atas garis diagonal, pertumbuhan proporsional (PP) bernilai positif,
pertumbuhan pangsa wilayah (PPW) bernilai negatif, merupakan sektor basis
(LQ>1). Subsektor kehutanan dan
subsektor peternakan dan hasilnya tergolong sebagai subsektor lambat (tertekan)
dan tidak memiliki daya saing wilayah berada pada kuadran IV di bawah garis
diagonal, nilai pertumbuhan proporsional (PP) bernilai positif dan pertumbuhan
pangsa wilayah (PPW) bernilai negatif.
创建时间:
2018-05-30



