Building the Repository System
收藏DataONE2018-06-13 更新2024-06-08 收录
下载链接:
https://search.dataone.org/view/sha256:1ffac0de81853d76734fb1117cf9c6696b0586176770014224f6e1c8c7f39d52
下载链接
链接失效反馈官方服务:
资源简介:
Data becomes an important issue in conducting research activities. Each research institute and R & D requires data was documented from previous research, whether derived from the institution itself or other institutions. Currently, each work unit already has several databases, but there is yet one means to store a safe and reliable. Therefore, a large scientific data repository system is required. In addition to being a means of sharing data, the repository is also intended to provide access and preserve data. The repository is expected to support intergovernmental research collaboration. The various data held by Indonesian Institute of Sciences (LIPI)'s work units, especially the Life Science and Earth Science can be categorized as big data because it has a very large volume, variety, and velocity (high speed) needed to process the data. The data are still scattered in part still managed by individually and partly. Individual data management causes lack of access, data is only accessible to a limited audience. Lack of access leads to duplication of research, wasted government funds, and lack of benefits for further research. ---------------------------------------------------------------------- Data menjadi masalah yang penting dalam melakukan kegiatan penelitian. Setiap lembaga penelitian dan badan litbang memerlukan data-data yang dokumentasi dari penelitian sebelumnya, baik yang berasal dari institusi sendiri atau institusi lain. Saat ini masing-masing satuan kerja sudah memiliki beberapa pangkalan data, akan tetapi belum ada satu sarana untuk menyimpan yang aman dan handal. Oleh karena itu, perlu dibuat sistem repositori big data ilmiah. Selain sebagai sarana berbagi data, repositori juga dimaksudkan untuk menyediakan akses dan melestarikan data. Dengan repositori diharapkan akan mendukung kolaborasi penelitian antar lembaga. Berbagai macam data yang dimiliki oleh satuan kerja di lingkungan LIPI, khususnya Kedeputian Ilmu Hayati dan Kedeputian Kebumian dapat dikategorikan big data imiah karena memiliki volume yang sangat besar, variety (jenis) yang sangat beragam, dan velocity (kecepatan) tinggi yang dibutuhkan untuk memproses data tersebut. Data-data tersebut masih tersebar sebagian masih dikelola secara individu dan sebagian sudah dikelola oleh satuan kerja. Pengelolaan data secara individu menyebabkan kurangnya akses, data hanya dapat diakses oleh kalangan terbatas. Kurangnya akses menyebabkan terjadinya duplikasi penelitian, dana pemerintah terbuang, dan kurangnya manfaat untuk penelitian lebih lanjut.
创建时间:
2023-11-21



