ESTIMASI AMBANG BATAS MAKSIMUM INFLASI DI PROVINSI ACEH
收藏NIAID Data Ecosystem2026-03-13 收录
下载链接:
https://data.mendeley.com/datasets/rcjwfxkswf
下载链接
链接失效反馈官方服务:
资源简介:
Tingkat inflasi merupakan salah satu sasaran makro pembangunan yang dicantumkan di dalam
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang berdampak terhadap
capaian pembangunan baik secara langsung maupun tidak langsung, karena kemajuan dalam
pertumbuhan ekonomi ditopang oleh stabilitas harga yang terjaga. Beberapa penelitian menyatakan
bahwa hubungan inflasi dengan pertumbuhan ekonomi tidaklah linear, hingga pada ambang batas
(threshold) maksimum nilai inflasi, inflasi berhubungan positif dengan pertumbuhan ekonomi, dan
setelah nilai threshold, inflasi berhubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Saat inflasi berada
pada posisi rendah dan stabil, akan memberikan efek positif bagi perekonomian, akan tetapi inflasi tinggi
dan tidak terkendali berakibat buruk terhadap aktivitas perekonomian. Hal ini pada akhirnya
mengundang pertanyaan, seberapa tinggi inflasi seharusnya dijaga? Penelitian ini bertujuan untuk
menduga nilai ambang batas (threshold) maksimum inflasi di Provinsi Aceh. Pendugaan nilai ambang
batas (threshold) maksimum inflasi dilakukan menggunakan model tren non linear (kuadratik). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa nilai threshold inflasi di Provinsi Aceh sebesar 6.89 persen. Pemerintah
Daerah Provinsi Aceh melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) harus waspada saat laju inflasi
di Aceh lebih tinggi dari 6.89 persen, karena akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.
创建时间:
2022-01-26



