A Comperative Analysis Of Convetional and Wordwall-Based Learning Assesments
收藏资源简介:
Penelitian ini berjudul “A Comparative Analysis of Conventional and Wordwall-Based Learning Assessments” yang bertujuan untuk membandingkan efektivitas asesmen konvensional (paper-and-pencil) dengan asesmen berbasis Wordwall pada anak usia 8–12 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong penggunaan media asesmen yang lebih interaktif untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan melibatkan 11 peserta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Setiap peserta mengerjakan dua jenis asesmen, yaitu tes konvensional menggunakan kertas dan pensil serta tes berbasis Wordwall dengan materi dan tingkat kesulitan yang sama. Data penelitian diperoleh dari nilai hasil asesmen, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Selain itu, observasi dan wawancara singkat dilakukan sebagai data pendukung untuk mengetahui keterlibatan dan respons peserta selama proses asesmen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara asesmen konvensional dan asesmen berbasis Wordwall dengan nilai Z = −2,060 dan p = 0,039 (p < 0,05). Sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap penggunaan Wordwall karena tampilannya lebih menarik, interaktif, dan menyerupai permainan sehingga mampu meningkatkan motivasi, antusiasme, dan keterlibatan mereka selama mengerjakan asesmen. Namun, beberapa peserta juga merasa lebih nyaman menggunakan asesmen konvensional karena dapat meninjau kembali jawaban sebelum mengumpulkannya. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Wordwall berpotensi menjadi media asesmen digital yang efektif untuk meningkatkan pengalaman belajar dan keterlibatan siswa. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang relatif kecil sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan cakupan yang lebih luas agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan dengan lebih baik.



