TANTANGAN PENULISAN SEJARAH LOKAL – WARTO : Ringkasan
收藏NIAID Data Ecosystem2026-05-01 收录
下载链接:
https://data.mendeley.com/datasets/gv8vp8xr2x
下载链接
链接失效反馈官方服务:
资源简介:
Yan Nurcahya – 2230120020
Teori dan Metodologi Sejarah - Magister Sejarah Peradaban Islam
Pembimbing : Prof. Sulasman, M.Hum., Dr. Suparman, M.Ag
A. Latar Belakang Masalah
Sejarah lokal selalu menarik diperbincangan karena dua hal. Pertama, batasan “lokal” cukup problematis karena selalu mengalami perubahan cakupan dan maknanya. Istilah lokal seringkali dihadapkan atau dipertentangkan dengan supra-lokal (regional, nasional, global). Makna lokalpun tidak statis dan tunggal tetapi selalu berubah sesuai konteks zaman. Oleh karena itu, penulisan sejarah lokal, seperti penulisan unit sejarah lainnya, dihadapkan bukan hanya persoalan kepastian historis yang menuntut tersedianya sumber yang lengkap dan valid, tetapi juga persoalan penjelasan sejarah yang menuntut pendekatan multidimensional dengan kerangka teoritik dan metodologi yang relevan.
John Naisbitt dalam Global Paradox (1994) menyebutkan adanya kecenderungan paradoksal dalam era globalisasi. Di satu sisi ikatan-ikatan primordial/lama mulai memudar dan digantikan ikatan baru yang melampaui batas-batas primordial. Gejala ini semakin kuat dan meluas berkat adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mampu mengatasi batasan ruang dan waktu. Selain membawa dampak positif, globalisasi tidak jarang dirasakan menjadi ancaman. Globalisasi menyebabkan disorientasi, dislokasi, dan alienasi bagi sebagian masyarakat yang tidak siap menghadapinya. Salah satu cara untuk bertahan hidup di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi adalah melalui penegasan dan penguatan kembali identitas primordial.
Sebagian mengatakan bahwa sejarah lokal sama dengan sejarah daerah tertentu atau sejarah suku bangsa dan etnik tertentu, sedangkan yang lain membatasi lingkup sejarah lokal pada aspek sosio-kulturalnya. Pembatasan yang terakhir ini melampaui batasbatas geografis dan wilayah administratif suatu daerah/tertentu, serta lebih menekankan pada batasan kesamaan corak budaya, aktivitas ekonomi, stuktur sosial politik, sistem religi, dll. Peristiwa sejarah yang terjadi di lokasi yang terbatas, misalnya desa atau kota kecil, kurang menarik karena tidak mempunyai dampak luas. Namun, kadangkala sejarah lokal menarik karena mengungkapkan persoalan kemanusiaan secara unik, khusus, dan inspiratif.
创建时间:
2024-03-12



