five

RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata) SEBAGAI FITOTERAPI ANTIJAMUR DAN POTENSI IMUNOMODULATOR PADA INFEKSI JAMUR KULIT

收藏
NIAID Data Ecosystem2026-05-10 收录
下载链接:
https://data.mendeley.com/datasets/fyr8pvpfwm
下载链接
链接失效反馈
官方服务:
资源简介:
Judul : RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata) SEBAGAI FITOTERAPI ANTIJAMUR DAN POTENSI IMUNOMODULATOR PADA INFEKSI JAMUR KULIT Abstrak : Infeksi jamur superfisial seperti pityriasis versicolor masih banyak ditemukan di wilayah tropis dan berkaitan dengan kelembapan tinggi serta kondisi imunitas individu. Penggunaan antijamur sintetis jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping dan resistensi, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alam. Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata) secara empiris digunakan dalam pengobatan tradisional untuk keluhan kulit dan diketahui mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, serta minyak atsiri yang berpotensi sebagai antijamur dan imunomodulator. Artikel ini bertujuan menelaah potensi rimpang lengkuas merah sebagai fitoterapi antijamur pada infeksi jamur kulit serta membahas secara teoretis kemungkinan aktivitas imunomodulatornya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan penelusuran artikel ilmiah melalui basis data Google Scholar menggunakan kata kunci terkait Alpinia purpurata, antijamur, dan imunomodulator. Hasil telaah menunjukkan bahwa air perasan, ekstrak, dan minyak atsiri rimpang lengkuas merah memiliki aktivitas antijamur in vitro terhadap Malassezia furfur dan Candida albicans, baik dalam bentuk larutan maupun sediaan topikal, dengan mutu fisik sediaan yang memenuhi persyaratan farmasetis. Namun, hingga saat ini belum terdapat penelitian yang secara langsung menguji parameter imunologis, sehingga aktivitas imunomodulator lengkuas merah masih bersifat potensial dan memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui penelitian in vivo. Kata kunci: Alpinia purpurata, lengkuas merah, antijamur, fitoterapi, imunomodulator
创建时间:
2026-01-14
二维码
社区交流群
二维码
科研交流群
商业服务