PENERAPAN PROTOKOL CHSE (CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY, AND ENVIRONMENTAL SUSTAINABILITY) DI DAERAH TUJUAN WISATA DAN AKOMODASI PERHOTELAN
收藏资源简介:
Pariwisata sempat mengalami kelumpuhan akibat pandemi Covid-19. Kerugian ekonomi berimbas pada pelaku usaha, hotel dan tempat wisata. Sebagai wujud perhatian pemerintah, Kemenparekraf telah mengeluarkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) untuk menjamin keamanan, kebersihan, kesehatan, dan keberlangsungan lingkungan hotel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap pengelola, dan dokumentasi pada hotel dan tempat wisata. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hotel harus memiliki TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk dapat mengikuti sertifikasi CHSE. Sertifikat CHSE hotel dan tempat wisata diperoleh dengan memenuhi penilaian dalam sertifikasi CHSE yaitu hotel wajib menggunakan perlengkapan pelindung diri (masker, sarung tangan, rutin mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer); wajib menggunakan alat pengukur suhu; wajib menerapkan standar kebersihan saat penyajian makanan; melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di area umum dan area kamar pengunjung; wajib menerapkan social dan physical distancing di dalam lingkungan hotel dan tempat wisata; wajib melakukan pengecekan histori perjalanan selama 14 hari terakhir; dan wajib memiliki protokol penanganan ketika ditemukan kasus suspek maupun positif Covid-19. Jika sertifikasi CHSE lolos, maka hotel dan tempat wisata memiliki value yang layak dijadikan pilihan wisatawan untuk dikunjungi.
旅游业曾因新冠疫情(COVID-19)陷入全面停摆,经济损失波及旅游商户、酒店及景区经营者。为体现政府的关怀支持,印尼旅游与创意经济部(Kemenparekraf)推出了CHSE(卫生清洁安全与环境可持续认证,Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability),旨在保障酒店的安全、卫生、健康及环境可持续性。本研究采用质性描述性研究方法,通过实地观察、对经营者的访谈以及酒店与旅游景区的文档资料采集数据;数据分析采用迈尔斯(Miles)与休伯曼(Huberman)提出的分析框架,涵盖数据缩减、数据呈现与结论提取三个核心环节。研究结果表明,酒店若要申请CHSE认证,需持有旅游企业登记证(TDUP,Tanda Daftar Usaha Pariwisata)与企业注册号(NIB,Nomor Induk Berusaha)。酒店及旅游景区的CHSE认证需通过以下评估要求方可获得:必须配备个人防护用品(口罩、手套,需定期洗手或使用免洗洗手液);必须配置体温测量设备;必须在食品供应环节落实卫生标准;须定期对公共区域及访客客房开展消毒喷雾作业;必须在酒店及旅游景区范围内落实社交距离与物理间距要求;必须核查旅客近14天的旅行史;且必须制定新冠疑似病例或确诊病例的应急处置预案。若顺利通过CHSE认证,酒店及旅游景区即具备成为游客心仪到访目的地的资质。



